Pertahanan Lebah

Posted: Maret 8, 2011 in Serangga

Menjaga Sarang

POLA PERTAHANAN KOLONI LEBAH MADU

Hampir pada semua mahluk hidup memilki pola ataupun system pertahanan untuk melawan musuh maupun untuk mempertahankan wilayahnya. Pola pertahanan tersebut bermacam-macam seperti menggunanakan feromon yang mencirikan bau dari koloninya. Lebah madu pun demikian, dia memilki pola pertahanan untuk menjaga agar koloninya tidak terganggu dan madu yang dihasilkan tidak dicuri.

Pada lebah madu faktor pertama yang esensial pada tingkah laku mekanisme pertahanannya adalah mampu membedakan anggota koloninya atau bukan walaupun memiliki cirri fisik yang sama persis. Untuk setiap individu koloni  lebah madu memiliki bau ataupun araoma khas yang berbeda untuk setiap koloni. Perbedaan aroma untuk setiap koloni disebabkan karena tidak ada dua koloni yang mencari bahan makanan dalam areal yang sama persis sehingga aroma yang dikeluarkan oleh setiap individual lebah pekerja memilki aroma tersendiri.

Lebah madu selalu mendapat ancaman dari berbagai musuhnya seperti tawon, cicak, semut dan tungau. Hal ini disebabkan karena koloni lebah madu selalu menimbun bahan makan di dalam sarang, baik untuk keperluan tetasan maupun untuk persediaan dimusim paceklik. Cadangan bahan makanan inilah yang selalu menjadi daya tarik kuat bagi koloni lebah asing maupun innsekta lainnya untuk mengambil. Oleh sebab itu koloni koloni selalu siap siaga, terutama lebah-lebah pengawal (lebah pekerja) berdiri dekat pintu masuk. Sambil berdiri dengan sikap khasnya, rahang terbuka, kaki depan diangkat antena  ditegakan ke depan dan sayap dibuka dan Nampak siap menyerang setiap pengganggu.

Setiap lebah pekerja yang ditugaskan untuk menjaga didepan pintu masuk koloni selalu memeriksa setiap individu lebah yang masuk ke koloninya dan biasanya untuk pemeriksaan anggota sesama koloni tidak lebih dari 1-3 detik. Pemeriksaan terhadap intruder (lawan) biasanya diperlukan waktu sekitar 30 detik dan dilakukan oleh banyak pengawal. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan antenna dan objek pemeriksaan terutama dilakukan di bagian abdomen.

Pada model tingkah laku defensive lebah madu A. melifera mencakup 4 tahap dasar yaitu pewaspadaan (alerting), menggerakkan (activating), pemusatan perhatian (attracting) dan pemuncakan perhatian (culminating).

1. Alerting

Dalam tahap ini ada 3 respons yang dapat terjadi, yaitu alert response, recruiting response dan withdrawal response. Pada respon pertama lebah akan memperlihatkan tingkah laku kewaspadaannya dan melepaskan feromon dari rongga sengatnya. Perilaku ini akan mengajak lebah lain untuk siap siaga. Seekor lebah yang telah menerima aba-aba untuk siaga segera malanjutkan hal yang sama sehingga pada akhirnya banyak lebah yang berjaga-jaga.

2. Activating

Pada tahap ini lebah mencari sumber gangguan

3. Attracting

Setelah menemukan stimulus yang tepat selanjutnya lebah akan melakukan orientasi terhadap stimulus tersebut. Seringkali tahap activating dan attracting berlangsung simultan sehinggga respon berikutnya berlangsung dengan cepat.

4. Culminating

Pada tahap ini berbagai kemungkinan dapat terjadi. Hanya satu respon yang dapat terjadi pada satu saat, akan tetapi seekor lebah dapat memperlihatkan secara berurutan dua atau lebih dari respon berikut : menyerang (threat), bersembunyi (burrow), menyengat (stingI), menggigit (bite), hairpul atau lari (run).

Pada tingkah laku menyerang lebah terbang cepat kearah stimulus kemudian menusuk atau menyeruduk dengan antenanya sambil mengayun-ayunkan kaki depannya. Untuk bersembunyi, biasanya lebah masuk ke celah-celah bulu atau rambut, atau ke bawah sayap. Tingkah laku running (melarikan diri) biasanya terjadi bila sarang dirusak. Pertama-tama lebah mmenghindar ke sisiran yang belum terganggu dan akhirnya keluar meninggalkan sarang. Setelah menyengat dan kemungkinan menggigit, lebah akan menyebarkan feromon yang berperan menyiagakan lebah-lebah lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s